AURA DALAM PERSPEKTIF PENAMPILAN
Seringkali kita mengkaitkan antara eksistensi Aura dengan penampilan seseorang, namun jika diminta menjelaskan secara spesifik dialektika fikirnya, paling banyak yang bisa disajikan adalah menggumam berkepanjangan sebagai tanda /ekspresi ketidaktahuan kita.
Sejatinya setiap manusia terlahir telah memiliki Aura/Energy, dan sejalan dengan dinamika proses kehidupan seseorang aura tersebut berfluktuasi, mengikuti kondisi-kondisi individu yang bersangkutan. Fluktuasi inilah yang nantinya akan membentuk Aura/Energy dominan dari seseorang, dalam perspektif positif-negatif, atau dalam refleksi warna warni sinar Energi/Aura.
Makin dominan Energi positif seseorang, makin menawan pula penampilannya, sebaliknya jika energi negative yang mendominasi, maka secantik/tampan apapun seseorang tidak akan menarik/memikat siapapun yang melihatnya. Untuk itu mari kita kupas lebih jauh aspek apa yang dapat mempengaruhi Energi seseorang, lalu apa relevansinya “Totok Aura” dengan masalah tersebut.